1. Waktu yang terlewat menyadarkan aku akan banyak hal, Ribuan gundah hampir tak mampu terbendung disini, kisah tercipta dari setiap langkah yang ditapakkan membentuk harmoni yang aku sendiri hampir tak mengenalinya. Sungguh.. aku tak menginginkan wujud yang seperti ini. Yang menyakiti hatiku hatimu hati kita. Nampaknya aku sudah jatuh cinta, cinta yang jika aku diminta untuk menerjemahkannya, maka aku tak bisa menjabarkannya. Dia memberikanku puisi tentang balon hijau dan sipatu gelang setelah aku menodongnya, Rasanya aneh; ini salahku` krn aku yg meminta. Aku ingat 24 wajah oleh Billy yang sudah usang, yang sudah tak beraturan, tapi aku memungutnya dari tong sampah hanya krn aku teringat banyak wajahku untuknya. Rasanya ingin langsung membacanya sampai habis pada malam itu juga. Hmffhhh,,, 2. Dengan segala keterbatasan pengetahuanku akan dunia, dengan segala sesuatu yang sudah aku miliki, dan dengan kenyataan yang begitu membumi. Aku h...