Skip to main content

Posts

Jika sahur sendiri

Sahur ditemani hati dan Tuhan Aku dibangunkan Jibril tepat waktu sahur Bangun dengan halus dan pelan Dengan mie rebus dan tuna kaleng Dan sumpit Bukan aku tak punya siapa-siapa Aku hanya sedang sendiri Dengan ribuan doa yang terbang ~ jakarta, 19 juli 2013

Hujan perlu tahu

Gerimis sudah jatuh Aku tidak bisa menampungnya ia berderai-derai sudah aku memang sudah basah aku sudah terlanjur kuyup sungguh hujan membuatku menggigil Bahkan sekalipun berlipat baju Hingga kedalam celah kecil Gemuruhmu bahkan membungkam isakku Pohon basah, langit bertabur basah, hujan basah, ditengah hutan : aku takut barangkali tak ada tempat berteduh Pergi kemana? Aku sudah tak tahu jalan pulang Aku memang sudah basah Hujan perlu tahu bahwa Aku bahkan tidak bisa membedakan lagi mana air mata dan hujan bogor, 24/06/2013 14 November 2025  Konten ini ditulis oleh Agusgoh sebagai pemilik hak cipta

Ini baru akan dimulai

Kereta senja sudah berjalan Goh,, melewati pematang dan kali yang penuh riak dan gemercik,, jingga langit mengantar kita berangkat menuju tujuan, sebentar lagi gelap sayang,, hanya pijar lampu penduduk yang akan menemani perjalanan kita malam ini, dan angin malam akan menghiasi ruang sempit dalam lapang pandang kita, tak apa; kita nikmati saja malam ini dengan imaginasi yang kita bangun yang kelak akan nyata dengan tekat yang kita miliki; tenang Goh.. esok kita akan melihat fajar menyingsing menyambut pagi dengan embun dan sejuknya udara dan tentunya dengan energi ganda yang akan kita himpun malam ini. aku memejamkan mata sejenak, mengeliminasi semua warna yang ada dalam pikiranku lalu aku berkata; "Tuhan; jadikan Goh Raja bagi dirinya, diriku, dan orang orang yang berada disekelilingnya, dan ijinkan aku untuk menjadi Ratu bagi dirinya yang siap mendampinginya sekalipun penuh dengan peluh, Tuhan; berikan kami Energi yang dapat menebarkan aura positif bagi diri kami dan orang oran...