Skip to main content

maafkan aku







untuk : Keke (Ikke Dewi Ratna Wulan)

1
"ngapain kamu menelponku lagi?" katamu, "aku mau ke Purwokerto, aku akan tinggal disana, kamu tau saat kamu telpon, ini akan membuatku merasa berat, aku butuh waktu sekitar 3 bulan untuk bisa mengikis ingatanku sendiri...". kamu tau saat aku mendengar kalimat itu? : aku merasa berdosa padamu.

2
aku pernah memberikanmu sebuah kalung murah, saat pameran rakyat. sebelum aku pergi, kau menyimpannya, tidak....mungkin juga tidak, tapi aku tau kamu senang....; bukankah kita pernah dipaksa untuk diphoto bareng?; saat kita berdua...aku akan sangat nakal.

3
"teleponku dekat dapur..."katamu, "jadi aku ditungguin sama orang, biar saat aku bicara ama kamu, aku nggak merasa takut", lalu kamu memukulnya dengan sendok ketika dia tertidur, saat itu jam 10 malam; aku bisa mendengar hembus na...fasmu diseberang telepon. sungguh; aku dapat mengingat detailnya. sejauh ini.

4
Ah, aku lupa lagi adegannya, tapi kamu pernah paksa aku untuk bayarin gorengan! whuaaa....! kamu juga gak pernah peduli aku punya uang atau nggak. tapi aku selalu merasa senang kamu seperti itu; kamu selalu bersikap galak setiap kali ada kesempatan bertemu.

5
pada akhirnya cintaku...., aku menemukan kamu; ditempat yang tidak pernah bisa kusentuh, jauh sebelum gejolak itu ada. sekarang, setelah sekian lama; aku hampir tak mengenalmu...tapi senyumnya, masih seperti masa lalu.

6
suatu saat, setua apapun aku kelak...aku akan memintamu untuk memaafkan aku....

Comments

Popular posts from this blog

Perang Yang Takkan Pernah Kita Menangkan*

Gelombang sakralisasi Rockefeller meriak , ribuan borjuasi bomber bersembunyi dalam ketiak , apa yang kalian pahami tentang jatah arak?, Diatas meja starbuck dengan ribuan gelak, Apa bedanya dasimu dengan usus para martir perang yang berurai?, Memamah setiap sudut kepekatan belukar, Serta ribuan nyawa, nyawa yang kau tukar dengan setumpuk kelakar atas nama ekonomi liberal, apapun dalihmu, dalih tentang fluktuasi angka dalam papan bursa saham, sama saja dengan lubang pantat retorika warfound ala hitler, mengalih nama dan angka-angka kedalam brangkas George soros hingga teler. Aku tak akan mengenang nama besarmu kecuali kau tertimbun dalam kakus neraka yang sama sekali tak kau kenali, tanpa tanah pemakaman digali, dengan ribuan tonjokkan Muhammad ali, yang tangan dan kakimu terikat dalam tali, dan setelahnya tanpa bisa mengakali. Anjing! Serapah mengayuh dengan ribuan dentuman meriam di Gaza, tank yang kalian ciptakan serupa himbauan jalan ketiga giddens, dengan jatah neraka masing-masin...

selamat tinggal harapan membagi

sekarang rasanya tidak ada yang harus dieja lagi; saatnya mulai mengeja diri, selamat tinggal impian, selamat tinggal harapan membagi, kali ini tak ada lagi bagian kamu, aku mau tinggal dengan seluruh upaya :”hanya untuk diriku sendiri”. untuk si brengsek hidup, aku akan katakan padamu :” aku akan tantang kamu sekali lagi!”; bahkan walau bumi tak berpihak padaku. Diposting ulang 2013~ seasons city, jakarta, 7 juni 2011